Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu, lalu memeluknya erat-erat!
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka; tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain, yang telah terbuka bagi kita.
Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.
Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.
Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum, sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang.
Carilah dia, yang membuat hatimu tersenyum.Angankan apa yang engkau ingin angankan; pergilah kemana engkau ingin pergi; jadilah seperti yang engkau kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan.
Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum, cukup pencobaan untuk membuatmu kuat, cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi, dan cukup pengharapan untuk menjadikanmu bahagia.Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu; mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.
Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu;
engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hatimu.
Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekelilingmu tersenyum.Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis.Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah saat-saat yang indah..
Hidup tidak diukur dengan banyaknya napas yang kita hirup; melainkan dengan saat-saat di mana kita menarik napas bahagia.
BAGI RASA
Rabu, 10 Juni 2009Diposting oleh Nova 0 komentar
SEMUA PEMIMPIN ADALAH PEMBAHARU
"Words without action are the assassins of idealism Only actions give life strenght, only moderation gives it charm"Jean Paul Richter (Kata-kata tanpa tindakan adalah pembunuhan idealisme, Hanya tindakan yang memberi kekuatan pada kehidupan, dan hanya self control yang membuat sebuah tindakan menjadi mempesona.)
Sejak matematikawan bernama Mandelbrot menemukan fractal geometry, artinya satu lagi hukum alam yang telah ditemukan. Fractal adalah struktur geometris yang kompleks dan sangat detil di tiap level pembesaran. Fractal bisa juga self-similiar, artinya setiap bagian kecilnya dapat dilihat sebagai replika keseluruhan berskala kecil. Contoh yang paling mudah adalah daun pakis. Setiap fraksi dari daun pakis ini memiliki ciri yang sama dengan ciri keseluruhan. Proporsi geometris yang demikian ternyata terdapat juga pada tanaman lain, pada garis pantai, pada gugusan gunung, awan, galaksi, bahkan bongkahan salju. Inilah hukum alam yang dalam 'diam'nya mengatakan: "Hal yang besar selalu merupakan cerminan dari bagian kecilnya".
Demikian juga kepemimpinan yang akan diuraikan sebagai berikut.
JELAJAH GAGASAN
Semua Pemimpin pasti orang-orang yang kreatif. Tapi tidak semua orang kreatif menjadi pemimpin. Perbedaannya terletak pada seberapa jauh dia melontarkan daya kreatifnya, seberapa optimal dia menguji ide-idenya.. Semakin banyak ujian yang diberlakukan terhadap ide-ide tersebut,maka si ide akan menjadi semakin matang dan meyakinkan. Keyakinan atas kemantapan ide-ide inilah yang dimiliki seorang calon pemimpin.Jadi jelas bahwa keyakinan bukanlah suatu hal yang bisa dipaksakan atau diterima begitu saja tanpa proses pengujian sebelumnya. Keyakinan adalah proses yang harus kita upayakan sendiri.
Gambaran orang yang keyakinannya tak tergoyahkan adalah mereka yang tidak membutuhkan perintah untuk melakukan sesuatu, tidak juga tawaran, dan tidak hendak bernegosiasi tentang apa yang ia yakini. Orang yang berkeyakinan kuat ini juga tidak merasa perlu untuk meyakinkan orang lain (meyakinkan: memberikan tawaran kepercayaan, red), apalagi memaksakannya. Inilah yang membedakan si Yakin asli dengan orang lainnya yang tampak seperti memiliki keyakinan, padahal sama sekali tidak demikian. Keinginan untuk mendesakkan keyakinan pada orang lain ini malah mencerminkan adanya keraguan dan kelemahan. Acapkali kekurangyakinan ini di tutupi dengan pasal "harus membatasi pembicaraan tentang 'keyakinan' ini dengan 'orang-luar'." Kenapa ? karena mereka khawatir, jangan-jangan jika satu butir saja dari 'keyakinan-keyakinan'nya tadi dipatahkan orang dalam kancah pengujian, maka butir-butir sisanya akan kehilangan pijakan. benihnya adalah keyakinan
PENJELAJAHAN = PEMAHAMAN DIRI
Sebuah pepatah bijak mengatakan: "barang siapa mengenal dirinya, ia mengenal Tuhannya". Maka ketika Tuhan telah dikenal, hanya sifat-sifat agunglah yang akan menarik bagi kita. Dan ketika itu terjadi, kita akan mengatakan dengan penuh keyakinan: "Hidup ini adalah pilihanku. Doing my best adalah jalan keselamatanku" (Doing my best adalah bahasa universal untuk 'lillahi ta'ala', Red).
Pencerahan seperti inilah yang terjadi pada seorang raja di Jawa pada suatu masa dan raja liannya di tanah Arab. Mengingat kedudukannya, Sri Sultan Hamengku Bhuwono IX sebenarnya tak akan pernah disulitkan oleh Belanda. Tapi ia memilih panggilan sifat ilahiahnya untuk berjuang bersama rakyat. Demikian pula dengan Sultan Saladin (1137-1193), seorang Kurdi kelahiran Tikrit yang menjadi sultan Mesir dan Syria. Ia sangat disegani dunia karena prinsip hidupnya yang mengutamakan kejujuran dan sportivitas: mengobati musuhnya -Richard the Lion Hearted-, bukannya mengambil keuntungan dari kondisi lemah sang musuh.Pohonnya adalah jatidiri
PENJELAJAHAN PENUH = MENEMBUS BATAS
Joan of Arc (1412-1431) atau jeanne d'Arc , salah satu pahlawan agung Perancis yang menjadi pemersatu bangsanya - kala itu berada di bawah jajahan Inggris. Pada usianya yang ke-16 ia merasa 'mempunya misi' untuk memuluskan jalan Dauphin menjadi raja Perancis. Didukung dewan gereja dan kerajaan, ia memimpin sendiri sejumlah tentara dan memenangkan banyak pertempuran melawan Inggris. Tapi sejak menjadi raja (berkat Joan tentunya) , Dauphin (bergelar Charles VII) enggan melanjutkan peperangannya melawan penjajah. Joan tetap melanjutkan perjuangannya, sekalipun tanpa dukungan kerajaan, dan sekalipun ia "tahu" Dauphin kelak akan mengkhianatinya.
Joan ditangkap menyusul persekongkolan yang juga melibatkan raja yang didukungnya, lalu dihukum bakar di usianya yang belum mencapai 20 tahun. "Dosa" yang membunuhnya adalah karena ia berpakaian seperti laki-laki dan memiliki keyakinan yang berbeda dengan keyakinan umum pada masa itu. Joan ditetapkan tak bersalah 25 tahun kemudian, bahkan diresmikan sebagai Santa 500 tahun sesudah kematiannya. Hari eksekusinya 30 Mei, sampai sekarang selalu dikenang sebagai hari peringatan untuknya. Kisahnya juga secara luas telah diabadikan dalam berbagai karya tulis dan karya seni kelas dunia.
Apa yang membuat gadis biasa dari desa Orleans ini istimewa ? Ia lahir pada jaman kegelapan dimana perempuan tak punya hak bicara, apalagi memilih jalan hidupnya sendiri. Tapi keyakinan Joan yang sangat kuat membuatnya memiliki pengaruh sangat kharismatik pada rakyat,raja, lebih-lebih tentara yang dipimpinnya. Pengaruhnya mampu menembus batas gender yang masih menjadi persoalan pada masa itu. Joan 'disingkirkan' karena kekuatan pengaruhnya dikhawatirkan akan menyaingi kekuasaan raja. Keindahan jalan hidup Joan yang sangat singkat ini terletak pada pilihannya yang tak biasa. Joan memilih keputusan yang membuatnya "cukup mati badan" saja. Tapi jiwanya , kisah hidupnya, pola pikirnya...hidup abadi.Kisah Joan mengajarkan kepada kita, bahwa ketika pikiran dan daya kreatif kita menjelajah sejauh-jauhnya, demikian jauh sehingga mencapai suatu dimensi yang tak berstruktur dan tak terikat ruang dan waktu, acapkali hasilnya berupa insight yang melampaui tatanan baku pada jamannya.
Tapi justru karena itulah sang penjelajah seperti ini bisa melahirkan alternatif dan solusi bagi lingkungan yang membutuhkan 'udara segar' . Dampak yang ditimbulkan dari 'udara segar' seperti ini bisa demikian revolusioner, juga bernilai universal, sehingga si penjelajah seperti ini sering dikenang dengan penuh rasa hormat sebagai sang pembaharu,sampai jauh sesudah masa hidupnya berlalu.Buahnya adalah Otoritas .
KESIMPULAN
Ibarat menabur benih, ketika daya kreatif seseorang menjelajah sejauh-jauhnya , yang tumbuh kemudian tak hanya kemantapan yang mendalam atas produk kreativitasnya . Tapi juga pengetahuan dan kemantapan pada diri sendiri, atau di sebut juga Jati Diri. Jati diri ini merupakan sumber energi yang besar yang kemudian mendesaknya untuk bertindak dan menyajikan karya terbaiknya.
Dan ketika kemudian karya kreatifnya dikenali orang lain, maka kehadiran si penjelajah sekarang ini ibarat sehelai kecil daun pakis seperti disebutkan di awal tulisan ini. Kehadirannya akan menjadi prototype yang berdaya magnet untuk mengilhami orang lain melakukan hal yang sama. Inilah hakekat dari otoritas. Otoritas bukanlah semacam kekuasaan untuk memaksakan kepatuhan. Otoritas adalah kekuatan mental yang memiliki pengaruh pada lingkungan.
Last, seorang pemimpin pasti seorang pembaharu, pertama, yang ia perbaharui adalah pemahamannya atas diri sendiri, atas visi dan misi pribadinya. Kedua, disadari atau tidak, ia sekarang memiliki kualitas yang membuatnya bisa memperbarui lingkungan sekelilingnya.
www.cosmic-link.or.id
Diposting oleh Nova 0 komentar
BEKERJALAH DENGAN CINTA
Wanita paruh baya itu berperawakan pendek dan sedikit gemuk. Beberapa helai uban turut menghiasi mahkota kepalanya yang diikat dengan penjepit rambut. Namun raut wajah bulat telur itu seakan tak pernah sekalipun terlihat cemberut. Ia selalu tampak riang, sehingga menyembunyikan parasnya yang jelas telah digurati keriput.Wanita itu memang tidak terlalu renta, tetapi kekuatan dan kegesitan di masa mudanya niscaya telah direnggut usia. Karenanya, percayakah bahkan dari dirinya pun akan ada sebuah pelajaran tentang makna cinta?* *
*Selalu...Sabtu adalah hari yang ditunggu. Hari di mana nafas bisa dihela dengan panjang, dan sejenak mengistirahatkan raga dari rentetan kesibukan yang melelahkan. Saatnya pula untuk menikmati kebersamaan dengan seisi anggota keluarga. Sehingga, berbelanja di sebuah supermarket dekat rumah pun menjadi hiburan yang tak kalah meluahkan kebahagiaan.
Namun sepertinya tidak bagi wanita itu. Bagaikan tak mengenal hari libur, nyaris setiap waktu sosoknya selalu kutemui di sekitar kokusai kouryuu kaikan serta kampus.Layaknya hari kerja, dikemasnya sampah-sampah yang berserakan serta dipisahkan antara yang terbakar dan tidak. Lantas ditaruhnya pada plastik yang berbeda warna. Sebentar kemudian diambilnya kain untuk mengelap kursi dan meja. Tak lupa, dengan vacuum cleaner dibersihkannya juga permukaan lantai. Setelah selesai ia segera beranjak ke toilet, lalu dengan mengenakan sarung tangan plastik dibersihkannya bekas kotoran manusia tersebut tanpa raut muka jijik.
Ia seperti tak peduli rasa lelah atau letih, walaupun terlihat pakaian seragam cleaning service biru mudanya telah basah bersimbah keringat. Tak juga kepenatan menyurutkan keramahannya untuk bertegur sapa dengan siapa saja saat bertemu muka.Wanita itu entah siapa namanya. Hanya dengan panggilan obachan ia biasa disapa. Saat bersua denganku, juga selalu disempatkannya bertanya kabar. Bahkan ia pernah bercerita panjang lebar tentang anak-anak serta cucunya karena sering melihatku berjalan-jalan dengan keluarga. Beberapa kali pula saat usai kerja kulihat ia sedang berbelanja, masih lengkap dengan seragam biru mudanya. Lantas ditaruh barang-barang tersebut dikeranjang, dan perlahan dikayuhnya pedal sepeda tua untuk beranjak pulang.
Entahlah, rasanya tak ada perasaan iri dihatinya saat di hari libur ia ternyata harus bekerja, sementara aku justru berleha-leha. Ia bahkan tetap saja semangat bekerja dengan penuh suka cita. Begitu pula dengan obachan dan ojichan lain yang pernah kutemui, mereka selalu asyik menikmati pekerjaannya. Mencabut rumput liar di pekarangan kampus ketika musim panas, menyapu jalanan dari daun yang berserakan pada musim gugur, bahkan dengan bersusah payah turut menyerok tumpukan bongkahan salju di musim dingin.
Terlihat betapa bergairahnya mereka ketika memang waktunya harus bekerja. Gairah dalam bentuk kesungguhan dalam menekuni apapun jenis pekerjaan, yang mungkin tak dipandang orang walau dengan sebelah mata. Karenanya, tak terdengar ngalor-ngidul obrolan hingga jam istirahat tiba untuk sejenak melepaskan lapar dan dahaga. Berselang satu jam kemudian, mereka akan kembali sibuk menekuni pekerjaannya. Senantiasa egitu, dari waktu ke waktu.
Rutinitas mereka mungkin tidaklah istimewa. Bekerja demi memperoleh sedikit nafkah atau sekedar menghabiskan waktu luang, tentu lebih baik dari bermalas-malasan di rumah. Terlebih-lebih itu adalah pekerjaan kasar, bukan kerja kantoran yang menyenangkan dengan penyejuk atau pemanas ruangan.Lalu mengapa mereka selalu saja bekerja seolah tak pupus oleh lelah? Bahkan bekerja bagaikan sebuah energi yang tak kunjung padam, mengalir dalam pembuluh darah serta menggerakkan jiwa dan raganya.
Sekejap akupun tepekur, kemudian mahsyuk merenung...Dan kulihat ada gairah membara yang berpendar dari balik kerut-merut kelopak mata tua itu. Seolah sinar matanya menyiratkan pesan agar bekerjalah dengan cinta. Karena bila engkau tiada sanggup, maka tinggalkanlah. Kemudian ambil tempat di depan gapura candi untuk meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan suka cita. (Kahlil Gibran). Wallahu a'lamu bish-shawaab.-Abu Aufa-
Catatan:- Kokusai kouryuu kaikan: International House- Obachan: wanita berumur, setengah tua- Ojichan: pria berumur, setengah tua
Sumber: Eramuslim.com
Diposting oleh Nova 0 komentar
DENDAM BUKANLAH SOLUSI
Seringkali kali kita mangkal ketika seseorang mencurangi diri kita, mungkin langkah selanjutnya membalas perlakuan orang yang telah melakukan kecurangan tersebut. Dendam dan kemarahan bukan solusi terbaik untuk menghadapi persoalan tersebut, seperti halnya sebuah peniti jika kepalanya hilang maka kegunaan peniti tersebut sama sekali hilang. Memang cukup sulit untuk mengendalikan emosi dalam diri kita, apalagi jelas-jelas didepan mata kecurangan sengaja diperbuat oleh orang lain.
Saya pernah mengalami sebuah peristiwa yang cukup mengagetkan namun coba saya hadapi dengan kepala dingin. Awalnya bermula ketika seorang warga kampung yang lebih dikenal sebagai preman lokal sering membuat permasalahan di wilayah tempat kami bertempat tinggal. Sebuat saja nama preman tersebut Jack.
Jack sering meneror saya yang kebetulan sebagai pendatang didaerah tersebut, kebetulan saya mempunyai usaha kecil-kecilan berupa penyewaan play station ( PS ) dan rental VCD. Jack memang sering berulah didepan penyewaan tersebut. Selain berprofesi sebagai preman kambuhan jack juga sebagai tukang parkir didepan pasar. Sebetulnya jack sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu meskipun saya selalu memberikan special discount kepadanya.
Suatu malam tepatnya pukul 12 malam Jack berjalan -jalan dilorong gang menuju rumahku, kebetulan saya sedang menuju kamar mandi yang letaknya diluar pintu utama ( disamping rumah, terpisah pintunya dengan rumah induk ). Jack saat itu jalan sempoyongan sambil mengomel, saat didepan pintu pagar rumahku jack langsung memanggil dan dia bicara secara kasar, selanjutnya jack coba mengayunkan kampak kearah mukaku, namun sempat saya hindari.
Kemudian saya tanya, persoalan apa yang dihadapi saat itu, jack memberikan jawaban, bahwa barusan saja dia memukul serta membacok seseorang didepan pasar. Dan memang penampilan jack malam itu sangat semrawut malah kepalanya sedang diperban yang terlihat berdarah. Saya coba tenangkan dan meminta dia menyerahkan kampak kepada saya, tenyata dia menyerahkan kampak itu ke saya. Beberapa saat kemudian dia mengemukakan bahwa dia ingin meminjam PS ke saya, sayapun melayani. Beberapa saat dia membawa PS itu, namun saat dia membawa PS tersebut ada sesuatu yang tidak beres dalam hati kecilku.
Tadinya saya berpikir untuk mendatanginya besok pagi, tujuannya tak lain untuk mengajak si Jack duel secara jantan satu lawan satu. Namun keesokkan harinya setelah saya mencari kemana-mana sijack tidak saya temukan. Saya semakin penasaran. Dua hari kemudian orang tuanya datang kepada saya bahwa si Jack sudah berada di Kantor polisi. Dia ditangkap setelah dari rumah saya, lengkap dengan PS ditangannya. Tuduhan polisi kepada si Jack diantaranya membuat keributan di pasar, serta mencuri PS dari rumah penduduk.
Setelah mengetahui jack ditangkap oleh polisi saya kemudian menuju kantor polisi untuk menjenguknya. Namun dalam laporan ke Polisi saya tidak melaporkan jack sebagai pencuri dia hanya meminjam dari saya serta saya terangkan bahwa dia adalah langganan saya. Mengenai kejadian malam itu, sewaktu jack ingin mengampak juga tidak saya ceritakan. Malah sewaktu saya menjenguk jack saya coba menenangkan dia, serta menanyakan apa yang perlu di Bantu. Jack mengeluh saat itu dia sakit gigi dan tidak punya uang untuk membeli obat. Kemudian saya membelikan obat dan rokok serta uang alakadarnya guna membeli makanan selama ditahan di kantor polisi.
Sehabis mengisi formulir pengambilan barang dikantor polisi, saya kemudian pulang. Seminggu kemudian Jack tiba-tiba muncul didepan rumahku dan tiba-tiba dia menujuku dengan terburu-buru, dia memelukku dan menangis dipundakku. Dia mengucapkan terima kasih atas bantuanku sewaktu dia berada di kantor polisi. Dia percaya dengan kedatangan saya kekantor polisi tuduhan pencurian dapat dihindari.
Saat ini jack masih berprofesi sebagai tukang parkir, namun sikapnya sudah berubah dibandingkan sebelum dia ditangkap. Hampir setiap kali dia bertemu denganku jack selalu menyapa dan tersenyum
Kandungan dari cerita ini :
1. Dendam dan amarah tidak akan menyelesaikan sebuah persoalan.
2. Setiap persoalan seyoknyanya dihadapi dengan kepala dingin dan diputuskan dengan bijak
3. Usahakan membantu kesulitan orang lain, meskipun orang tersebut memusuhimu
4. Untuk mengubah sikap seseorang tidak seharusnya dengan menceramahi terus - menerus, namun sentuhlah nuraninya dengan sikap dan perbuatan yang baik.
"You Can achieve anything you want if you help enough people get what they want"
Anda dapat mencapai apapun yang anda inginkan, jika anda membantu banyak orang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan"
Iday..
Diposting oleh Nova 0 komentar
LIFE IS BEAUTIFUL
(A lesson from a journey to India)
Sebuah cerita tentang hidup dari negeri India....Saya pikir, hidup ini kayaknya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja! 'Kerja menyebalkan', hidup tak berguna', dan nggak ada sesuatu yang beres!! banyak masalah...Tapi semua itu berubah... sejak kemarin...Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai dua pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersukacita.
Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya, dua putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang numpuk!!!Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. Hal ini dialaminya beberapa tahun yang lalu saat ia sedang berada dalam situasi yang berat. Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk menarik nafas sejenak dan mengikuti tur ke India.
Ia mengatakan bahwa di India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri bagaimana seorang ibu MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!! Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur empat tahun!!, terus menghantuinya sampai sekarang. Kamu mungkin sekarang bertanya-tanya, kenapa ibu itu begitu tega melakukan hal itu? Apa anaknya itu 'so naughty' atau tangannya itu terkena suatu penyakit sampai harus dipotong?
Ternyata tidak!!!Semua itu dilakukan sang ibu hanya agar anaknya dapat..MENGEMIS...!!Ibu itu sengaja menyebabkan anaknya cacat agar dikasihani orang-orang saat mengemis di jalanan !! Saya benar-benar tidak dapat menerima hal ini, tetapi ini adalah KENYATAAN!! Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi di belahan dunia yang lain yang tidak dapat saya lihat sendiri !!Kembali pada pengalaman sahabat saya itu, ia juga mengatakan bahwa setelah itu ketika ia sedang berjalan-jalan sambil memakan sepotong roti, ia tidak sengaja menjatuhkan potongan kecil dari roti yang ia makan itu ke tanah.
Kemudian dalam sekejap mata, segerombolan anak kira-kira 6 orang anak sudah mengerubungi potongan kecil dari roti yang sudah kotor itu... mereka berebutan untuk memakannya!! (suatu reaksi yang alami dari kelaparan). Terkejut dengan apa yang baru saja ia alami, kemudian sahabatku itu menyuruh guidenya untuk mengantarkannya ke toko roti terdekat. Ia menemukan dua toko roti dan kemudian membeli semua roti yang ada di kedua toko itu! Pemilik toko sampai kebingungan, tetapi ia bersedia menjual semua rotinya.Kurang dari $100 dihabiskan untuk memperoleh 400 potong roti (jadi tidak sampai $0,25 / potong) dan ia juga menghabiskan kurang lebih $100 lagi untuk membeli barang keperluan sehari-hari. Kemudian ia pun berangkat kembali ke jalan yang tadi dengan membawa satu truk yang dipenuhi dengan roti dan barang-barang keperluan sehari-hari kepada anak-anak (yang kebanyakan CACAT) dan beberapa orang-orang dewasa disitu! Ia pun mendapatkan imbalan yang sungguh tak ternilai harganya, yaitu kegembiraan dan rasa hormat dari orang-orang yang kurang beruntung ini!!
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa heran bagaimana seseorang bisa melepaskan kehormatan dirinya hanya untuk sepotong roti yang tidak sampai $0,25!! Ia mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri, betapa beruntungnya ia masih mempunyai tubuh yang sempurna, pekerjaan yang baik, juga keluarga yang hangat. Juga untuk setiap kesempatan dimana ia masih dapat berkomentar mana makanan yang enak, mempunyai kesempatan untuk berpakaian rapi,punya begitu banyak hal dimana orang-orang yang ada di hadapannya ini AMAT KEKURANGAN!!Sekarang aku pun mulai berpikir seperti itu juga!
Sebenarnya, apakah hidup saya ini sedemikian buruknya? TIDAK, sebenarnya tidak buruk sama sekali!! Nah, bagaimana dengan kamu? Mungkin di waktu lain saat kamu mulai berpikir seperti aku, cobalah ingat kembali tentang seorang anak kecil yang HARUS KEHILANGAN sebelah tangannya hanya untuk mengemis di pinggir jalan..!!Saudara, banyak hal yang sudah kita alami dalam menjalani kehidupan kita selama ini, sudahkah kita BERSYUKUR???Apakah kita mengeluh saja dan selalu merasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki??
Kita tidak akan pernah merasa cukup bila kita terus melihat ke atas"* Life is Beautiful *"
Diposting oleh Nova 0 komentar
HARUSKAH HATI MENCIPTAKAN JARAK?
Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab, "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak.""Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"
Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satu pun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."
Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apa pun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban. "Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."
Sang guru masih melanjutkan, "Ketika Anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu Anda."
Diposting oleh Nova 0 komentar
CIRI-CIRI MANUSIA UNGGUL
Senin, 08 Juni 2009Oleh: Bahagian Penerbitan JAKIM
Pendahuluan ![]()
Manusia unggul adalah mereka yang memenuhi ciri-ciri individu Islam yang
sebenarnya menurut kehendak Al-Quran dan as-Sunnah dalam seluruh aspek
kehidupan. Bagi mewujudkan manusia unggul, seseorang itu hendaklah
memiliki ciri-ciri keunggulan yaitu keimanan yang utuh, amal lbadat yang
meliputi lbadat khususiah dan fardhu kifayah dan akhlak mulia yang
merupakan cermin keimanan dan amal salih.
1. Keimanan Yang Utuh
Keimanan kepada Allah swt adalah paksi pembinaan negara dan
ummah. Dengan keimanan itu akan lahirlah individu yang unggul dan
masyarakat yang berbudi luhur, berdisiplin dan beramanah demi
kebaikan dunia dan akhirat. Allah swt berfirman dalam surah al-Asr:
“Demi masa sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian
kecuali orang yang beriman dan beramal salih yang berpesan
dengan kebenaran dan berpesan dengan kesabaran”:( Surah al-
Asr : 1-3)
Dalam ayat ini Allah swt menjelaskan bahawa manusia yang beruntung
ialah mereka yang beriman dan beramal salih.
Beriman kepada Allah adalah proses peralihan jiwa manusia daripada
menganggap dirinya bebas daripada sebarang kuasa dan ikatan serta
tanggungjawab kepada ketundukan mengaku tanpa syarat bahawa
tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu Rasulullah.
Iman merangkumi tiga unsur utama, pengetahuan yang mendalam,
kepercayaan yang jitu dan keyakinan yang teguh. Ketiga-tiga unsur ini
akan membentuk iman yang kukuh yang menjadi tonggak kekuatan
ruhaniyah yang cukup kental untuk membina jiwa dan jasmani
manusia. Keteguhan iman juga merupakan penghalang daripada
melakukan kejahatan dan maksiat.
2. Pelaksanaan Amal lbadat
Keimanan tanpa ketaatan melalui amal lbadat adalah sia-sia.
Seseorang yang berperibadi unggul akan tergambar jelas keimanannya
melalui amal perbuatan dalam kehidupan sehariannya. Bahkan jika
dikaji tujuan Allah menjadikan manusia itu sendiri ialah supaya
beribadat kepada-Nya. Firman Allah swt :
“Tidak Aku ciptakan jin dan manusia itu melainkan untuk
beribadat”: ( Surah az-Zariat : 56)
lbadat adalah bukti ketundukan seseorang hamba setelah mengaku
beriman kepada Tuhannya. lbadat yang dimaksudkan di sini
termasuklah lbadat khususiah yang menyentuh fardhu ain dan juga
fardhu kifayah yang merangkumi hubungan manusia sesama manusia.
Justeru itu, bagi individu yang berperibadi unggul, seluruh hidupnya
baik hubungannya dengan Pencipta ataupun masyarakat adalah
dianggap ibadat. Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman yaitu
orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, orang yang
menjauhkan dirinya (dari perbuatan) yang tidak berguna,
orang yang menunaikan zakat dan orang yang menjaga
kehormatannya kecuali terhadap isteri-isterinya atau hamba
yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini
tiada tercela”. ( Surah al-Mukminun : 1-6 )
3. Akhlak Mulia
Akhlak mulia bagi peribadi unggul adalah hasil keimanan yang kental.
Ini disebabkan tali ikatan yang menjalinkan hubungan antara individu
dengan masyarakat terbentuk melalui nilai-nilai dan disiplin yang
diamalkan oleh anggota masyarakat tersebut.
Sekiranya nilai yang diamalkan itu positif maka akan lahirlah sebuah
masyarakat yang aman, damai, harmoni dan diselubungi roh Islam.
Rasulullah s.a.w adalah contoh utama pembentukan akhlak. Dalam
sebuah hadith, baginda s.a.w bersabda:
“Sesungguhnya aku diutuskan untuk menyempurnakan akhlak
Yang mulia”( Riwayat Ahmad )
Beberapa nilai yang baik dalam akhlak Islam yang menjadi tonggak amalan
bagi melahirkan individu unggul ialah:
a) Amanah
Amanah adalah sifat mulia yang mesti diamalkan oleh setiap orang. la
adalah asas ketahanan umat, kestabilan negara, kekuasaan,
kehormatan dan roh kepada keadilan. Firman Allah swt:
“Maka tunaikanlah oleh orang yang diamanahkan itu akan
umanahnya dan bertaqwalah kepada Allah, Tuhannya”. ( Surah
al-Baqarah : 283 )
b) Ikhlas
Ikhlas adalah inti setiap ibadah dan perbuatan. Firman Allah swt:
“Padahal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya
menyembah Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepada-
Nya”:(Surah al-Bayyinah: 5)
Ikhlas akan menghasilkan kemenangan dan kejayaan. Masyarakat
yang mengamalkan sifat ikhlas akan mencapai kebaikan dunia dan
akhirat, bersih daripada sifat kerendahan dan mencapai perpaduan,
persaudaraan, perdamaian dan kesejahteraan. Sabda Rasulullah s.a.w
yang bermaksud:
"Bahagialah dengan limpahan kebaikan bagi orang-orang yang
bila dihadiri (berada dalam kumpulan) tidak dikenali, tetapi
apabila tidak hadir tidak pula kehilangan. Mereka itulah pelita
hidayat. Tersisih daripada mereka segala fitnah dan angkara
orang yang zalim ".( Riwayat Imam al-Baihaqi )
c) Tekun
Islam menggalakkan umatnya supaya tekun apabila melakukan
sesuatu pekerjaan sehingga selesai dan berjaya. Sabda Rasulullah
s.a.w.
"Sesungguhnya Allah swt menyukai apabila seseorang kamu
bekerja dia melakukan dengan tekun ". ( Riwayat Abu daud )
Sifat tekun akan meningkatkan produktiviti ummah, melahirkan
suasana kerja yang aman dan member) kesan yang baik kepada
masyarakat.
d) Berdisiplin
Berdisiplin dalam menjalankan sesuatu kerja akan dapat menghasilkan
mutu kerja yang cemerlang. Hasrat negara untuk maju dan cemerlang
akan dapat dicapai dengan lebih cepat lagi.
Dengan berdisiplin seseorang itu akan dapat menguatkan
pegangannya terhadap ajaran agama dan menghasilkan mutu kerja
yang cemerlang.
e) Bersyukur
Bersyukur dalam konteks peribadi unggul berlaku dalam dua keadaan:
pertama; sebagai tanda kerendahan hati terhadap segala nikmat yang
diberikan oleh Pencipta sama ada sedikit atau banyak, kedua;
bersyukur sesama makhluk sebagai ketetapan daripada Allah swt
supaya kebajikan sentiasa dibalas dengan kebajikan. Allah swt
berfirman:
"Demi sesungguhnya jika kamu bersyukur maka Aku akan
tambahkan nikmat-Ku kepada kamu dan sekiranya kamu kufur,
sesungguhnya azab-Ku amatlah keras ". ( Surah Ibrahim : 7 )
f) Sabar
Di dalam menghadapi cabaran hidup, kesabaran amat penting untuk
membentuk peribadi unggul seperti yang dikehendaki Allah swt Firman
Allah swt :
“Wahai arang-orang yang beriman, bersabarlah kamu
(menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara
perkara kebajikan) dan kuatkanlah kesabaran kamu (lebih
daripada kesabaran musuh di medan perjuangan) dan
bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah
sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya kamu
berjaya”: (Surah All Imran : 200)
g) Adil
Adil bermaksud meletakkan sesuatu pada tempatnya. Para ulama
membahagikan adil kepada beberapa peringkat iaitu adil terhadap diri
sendiri, orang bawahan, pemimpin atasan dan juga sesama saudara.
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud;
“Tiga perkara yang menyelamatkan iaitu takut kepada Allah
ketika bersendirian dan di khalayak ramai, berlaku adil pada
ketika suka dan marah dan berjimat cermat ketika susah dan
senang; dan tiga perkara yang membinasakan iaitu mengikut
hawa nafsu terlampau bakhil dan kagum seseorang dengan
dirinya sendiri”. (Riwayat Abu Syeikh)
Kesan Manusia Beruntung Dalam Kehidupan
Seorang manusia yang memiliki sifat-sifat unggul adalah sangat beruntung
kerana ia mampu mengemudi hidupnya dengan sempurna. Kondisi ini
membuatkan ia dapat berperanan dengan baik kepada dirinya dan alam
sekeliling.
Kesan Kepada Diri Sendiri
Manusia unggul akan berjaya melaksanakan amanah dan tanggungjawab
dengan sebaik-baiknya dan sentiasa dapat memenuhi tuntutan-tuntutan
rohani dan jasmaninya dengan terkawal. Aspek-aspek rohani dan jasmani
manuisa yang terdiri daripada empat perkara asas iaitu akal fikiran, roh,
jasad dan syahwat akan dapat dididik dan dipandu berdasarkan fitrah
sebenar berdasarkan fungsi kejadian manusia itu sendiri sebagai makhluk
istimewa dan khalifah Allah yang diamanahkan untuk memakmurkan bumi
ini.
Akal fikiran yang diciptakan Allah swt merupakan mahkota berharga yang
menampilkan imej manusia. la berkeupayaan menerima ilmu, berfikir,
membezakan yang baik dan buruk, boleh diajar dan dididik serta boleh
menyampaikannya kepada orang lain. Melalui akal, seseorang itu mendapat
hidayah dan petunjuk Allah swt menerusi pemerhatian dan penghayatan
terhadap kejadian-kejadian alam dan aiaran-ajaran yang disampaikan oleh
orang lain.
Al-Quran menggesa manusia supaya menggunakan akal fikiran, memerhati
dan mengkaji kejadian-kejadian alam ini. Pemerhatian dan pengkajian ini
mempunyai faedah yang sangat besar iaitu memenuhi dan
mempertingkatkan kemajuan hidup yang kemudiannnya akan menemui
hakikat kebesaran Allah swt sebagai Pencipta yang Maha Agung. Dengan itu
la selaku makhluk yang mempunyai daya akal dan keupayaan akan tunduk
patuh kepada kekuasaan Allah swt dengan penuh kesedaran dan akan
melaksanakan kehidupan ini dalam situasi yang betul dan menuju keredhaan
Allah swt.
Roh dan nyawa adalah komponen utama manusia. Adalah terlalu sulit untuk
diperkatakan kerana ia sebenarnya urusan Allah swt Walaupun demikian ia
amat mustahak kerana dengannya manusia boleh hidup, bernafas,
mendenyutkan nadi, rnemberikan dorongan dan kekuatan perasaan.
Satu lagi komponen manusia ialah jasad yang merangkumi kulit, daging, otot,
urat, darah, tulang, anggota pancaindera dan lain-lain. Masing-masing
mempunyai fungsi tersendiri dan meyempurnakan antara satu sama lain iaitu
sesuai dengan kejadian manusia yang dijadikan Allah swt sebagai sebaik-balk
kejadian. Seseorang yang terdidik dengan nilai-nilai unggul, jasadnya akan
bergerak di atas panduan yang betul. Dia akan menggunakan kudratnya
melakukan kerja-kerja yang balk, rehat dan tidur dengan seimbangnya,
memakan makanan yang bersih dan halal, menjaga kesihatan diri, mengguna
dan memelihara pancaindera dari sebarang kemudharatan, dosa dan
sebagainya. lni sesuai dengan firman Allah swt:
“ ... dan janganlah kamu sengaja mencampakkan diri ke dalam
bahaya kebinasaan” (Surah al-Baqarah : 195 )
Jelasnya jasad perlu dijaga supaya tidak terdedah kepada kebinasaan,
penyakit dan sebarang kecacatan kerana kesempurnaan jasad turut
membantu keunggulan hidup seseorang.
Unsur seterusnya yang dikurniakan kepada manusia ialah nafsu syahwat.
Imam al-Ghazali pernah mengumpamakan nafsu sebagai binatang liar,
bermakna ia sesuatu yang sukar dikawal. Sekiranya nafsu dapat dididik dan
dikawal, la akan menjadi jinak dan tunduk menurut segala kemahuan diri
manusia. Tetapi sekiranya la tidak dididik dan dikawal, dengan mudah la
menjadi raja kepada diri seseorang untuk melakukan apa sahaja kemahuan
yang lebih cenderung kepada keburukan. Firman Allah swt;
“Sesungguhnya nafsu manusia itu sangat menyuruh melakukan
kejahatan kecuali orang-orang yang telah diberi rahmat oleh
Tuhanku (maka terselamatlah ia dari hasutan nafsu itu)”. ( Surah
Yusuf ; 53 )
Bagi menenuhi keinginan syahwat ini, Islam membenarkan perkahwinan.
Dengan demikian umat manusia akan membiak dan berkembang dengan
cara yang betul di samping sebagai salah satu pengecapan kurniaan nikmat
Allah swt dalam hidup berkeluarga.
Jelasnya, kejayaan atau kegagalan seseorang itu melaksanakan
tanggungjawab, khususnya kepada diri sendiri adalah bergantung kepada
berjaya atau gagalnya la memenuhi tuntutan keempat-empat perkara
tersebut. Aspek-aspek ini adalah asas pembangunan keluarga, masyarakat
dan negara.
Kesan Kepada Keluarga
Seseorang insan yang unggul akan mudah mengatur urusan hidup
keluarganya. la dapat merencanakan soal-soal penddikan, saraan, pergaulan
dan pembangunan keluarganya dengan tarbiah Islamiah. la dapat
menjalankan tugasnya sebagai ra'i atau ketua keluarga dan dalam masa
yang sama sebagai abid atau hamba Allah yang sentiasa menjaga
hubungannnya dengan Allah swt.
Dalam sesebuah keluarga, aspek-aspek kesihatan fizikal adalah sangat perlu.
Ini kerana kesejahteraan pemikiran dan kerohanian seseorang bergantung
rapat kepada kesejahteraan fizikal. Seseorang mukmin yang kuat adalah
lebih baik daripada yang lemah. Minda yang sihat akan lahir dari tubuh badan
yang sihat. Oleh itu, tarbiah jasmaniah seperti yang dituntut oleh syarak
perlulah dilaksanakan dalam keadaan yang teratur. Umpamanya dalam
pemilihan makanan mestilah yang bersih, balk dan dari sumber yang halal.
Amalan buruk yang boleh memudaratkan badan seperti merokok, meminum
minuman keras, menyalahgunakan dadah dan sebagainya, hendaklah dijauhi.
Sekiranya ketentuan in] tidak dipatuhi, kesihatan jasmani akan teriejas dan
boleh memberi kesan buruk kepada mental, fizikal dan spiritual.
Pendidikan rohani pula adalah aspek yang penting. la merangkumi keimanan,
pengamalan syariat, pelaksanaan tanggungjawab sebagai seorang muslim
serta pembangunan mental dan spiritual. Seorang ketua keluarga
bertanggungjawab membentuk dan mendidik keiuarganya mengamalkan
tuntutan-tuntutan yang dikehendaki oleh Islam. Dalam masa yang sama
menjauhi perkara-perkara yang haram dan makruh. la juga mestilah
memastikan ketulenan akidah keluarganya dan membersihkannya dari
sebarang bentuk kekufuran dan kesyirikan serta mengikis jiwa dari kekotoran
dan penyakit rnelalui amalan dan latihan yang mantap serta berterusan.
Firrnan Allah swt:
“Sesungguhnya berjayalah orang yang ( setelah menerima
peringatan itu) berusaha membersihkan dirinya (dengan taat dan
amal soleh) dan menvebut-nyebut dengan lidah dan hatinya akan
nama Tuhannya serta mengerjakan sembahyang ( dengan
khusyuk)”:( Surah al-A' la : 14-15 )
Seperti yang telah dinyatakan akal fikiran sangat berharga bagi manuisa.
Islam juga menuntut umatnya supaya menggunakan akal fikiran dengan
betul. Islam menyuruh manusia supaya menuntut ilmu yang bermanfaat dan
ilmu itu pula hendaklah disebarkan melalui proses pengajaran dan
pengembangan.
Seiring dengan kekuatan pemikiran, pendidikan akhlak adalah amat
mustahak. Seseorang ketua yang unggul adalah model yang berkesan dalarn
pendidikan akhlak kehiarganya. la perlu membimbing ahli keluarganya
dengan akhlak Islamiah berdasarkan ilmu dan pengalaman yang ada
padanya. Kegagalan sesetengah keluarga untuk mengamalkan akhlak
islamiah kebanyakannya berpunca daripada kegagalan ketua keluarga atau
ibu bapa masing-masing yang tidak mengamalkan nilai-nilai murni seperti
yang ditetapkan oleh Islam. Sebab itulah ibu bapa perlu membentuk
keunggulan diri mereka terlebih dahulu sebelum amalan itu dapat
diperturunkan kepada anak-anak mereka.
Seorang ketua keluarga juga dapat mengatur soal kehidupan ekonomi dan
sosial keluarganya berpandukan nilai-nilai yang balk, la akan mempunyai
rasa tanggungjawab untuk mempertingkatkan taraf hidup keluarganya
dengan mengamalkan sikap bersungguh-sungguh dalam kerjaya. la
berkeyakinan bahawa kesungguhan bekerja adalah suruhan agama yang
perlu ditunaikan. Dengan demikian la akan membawa keluarganya keluar
dari ruang lingkup kemiskinan yang menjadi salah satu musuh Islam yang
boleh membawa kepada kekufuran seperti sabda Rasulullah s.a.w:
“Hampir-hampir kefakiran itu membawa kepada kekufuran”. (Riwayat
Abu Naim )
Kesan Kepada Masyarakat, Negara Dan Ummah
Seseorang insan yang unggul akan memastikan hubungan kemasyarakatan
dan keluarganya berada dalam satu ikatan yang jitu. Prinsip-prinsip
hubungan kejiranan dan masyarakat di sekitarnya akan diasaskan kepada
panduan-panduan yang digariskan oleh Islam. Firman Allah swt:
“Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama
Islam) dan janganlah kamu bercerai berai…” ( Surah All Imran : 103 )
“Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa jua dan hendaklah kamu
berbuat baik kepada kedua-dua ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak
yatim, orang-orang miskin, jiran tetangga yang dekat, jiran tetangga
yang jauh, rakan sejawat, orang musafir yang terlantar dan juga
hamba sahaya yang kamu miliki” : ( Surah an-Nisa' : 36 )
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud:
“Hubungan orang mukmin dengan orang mukmin yang lain adatah
seperti sebuah bangunan yang menguatkan antara satu sama lain”.
(Riwayat at-Tabarani).
Setiap kelompok masyarakat perlu memberi perhatian berat kepada bidang
pendidikan. Insan yang beruntung dalam sesebuah masyarakat akan
memudahkan usaha dan perancangan untuk meningkatkan kualiti
masyarakat melalui aktiviti pendidikan, pengajian dan muamalat.
Penghayatan agama juga sangat mustahak. Merekalah yang akan
mengembangkan penghayatan ajaran Islam melalui aktiviti-aktiviti yang
berfaedah melalui cara-cara yang formal atau tidak formal. Susasana ini
bukan sahaja dapat melahirkan masyarakat yang harmoni dan berdisiplin,
tetapi juga akan menampakkan masyarakat yang mempunyai imej yang
tinggi serta mendapat keberkatan daripada Allah swt.
Seperti yang diketahui, keterampilan seseorang individu atau masyarakat
dengan ilmu agama semata-mata tanpa ilmu duniawi adalah sesuatu yang
tidak sempurna. Dalam erti kata lain, seseorang muslim perlu mendapatkan
pengetahuan yang luas dan kemahiran yang tinggi dalam ilmu selain ilmu
agama yang menjadi keperluan asasi. la meliputi ilmu ekonomi, politik dan
sosial yang perlu diketahui sebagai alat untuk meletakkan diri masing-masing
dalam arus perdana kehidupan bermasyarakat dan beragama. Dengan sebab
itu bidang ekonomi, politik dan sosial mesti diketahui dan diceburi secara
bersungguh-sungguh sekurang-kurangnya pada tahap yang paling asas.
Bidang-bidang ini merupakan urusan hidup yang menjadi sebahagian penting
yang dikehendaki oleh ajaran Islam seperti yang dijelaskan dalam firman
Allah swt:
“Dan tuntutlah dengan harta kekayaan yang telah dikurniakan oleh
Allah kepadamu (pahala dan kebahagiaan) hari akhirat dan jangan
lah engkau melupakan bahagianmu (keperluan dan bekatanmu ) dari
dunia”: ( Surah al-Qasas : 77 )
Selain bidang sosial dan ekonomi, bidang politik juga menjadi perkara yang
penting dalam sesebuah masyarakat. Kestabilan politik sesebuah negara
adalah berpunca daripada keunggulan dan kekuatan yang ada pada diri
setiap individu, yang kemudiannya membentuk satu ikatan warga negara
yang kukuh.
Apabila sesebuah masyarakat itu kukuh, akan lahir pula tokoh-tokoh
berwibawa yang boleh diharap menjadi pemimpin bagi setiap kelompok
masyarakat. Pemimpin ini pula perlu mempunyai ilmu, kemahiran dan sifatsifat
unggul sebagai pemimpin. Dia perlu diberi kepercayaan dan sokongan
supaya masyarakat dan negara dapat dibawa kepada pencapaian matlamat
kemakmuran hidup dan keredhaan Allah swt seperti yang dapat difahami
daripada kisah negeri Saba' ( Yaman Tua ) yang diceritakan di dalam al-Quran
:
“Demi sesungguhnya, adalah bagi penduduk negeri Saba' satu tanda
(yang membuktikan kemurahan Allah) yang terdapat di tempat
tinggal mereka, yaitu dua kumpulan kebun (yang luas lagi subur)
yang terletak di sebelah kanan dan di sebelah kiri (kampung
mereka). (Lalu dikatakan kepada mereka) : “Makanlah dari rezeki
pemberian Tuhan kamu dan bersyukurlah kepada-Nya, (negeri karnu
ini adalah) negeri yang baik (aman dan makmur) dan (Tuhan kamu
adalah) Tuhan yang Amat Pengampun” : ( Surah Saba' : I5 ).
Dalam konteks kepentingan sejagat pula seseorang insan yang unggul akan
mampu memimpin ummah di peringkat yang lebih luas. Kejayaan memimpin
negara akan diikuti oleh negara lain sebagai model. Pemimpin yang
berwibawa di arena antarabangsa ini diperintahkan oleh Islam supaya
memberikan sumbangan untuk kesejahteraan ummah. Dengan itu
tercapailah fungsi manusia sebagai khalifah Allah swt di atas muka bumi ini.
Penutup
Demikianlah antara kesan-kesan yang dapat dilahirkan oleh insan yang
unggul dalam kehidupannya sama ada kepada diri, keluarga, masyarakat,
negara dan ummah hasil daripada pegangan dan amalan terhadap nilai-nilai
unggul seperti yang telah dinyatakan.
Kiriman ke email Nova dari Syaukani, Mahasiswa Indonesia yang sedang study di Cairo
Diposting oleh Nova 0 komentar
Temanku Astrid Meninggal Dunia
Jumat, 05 Juni 2009Innalillahi wainnailaihi rajiun
Jumat 5 Juni 2009 pukul 23.40 wib
aku mendapat telepon dari Mahnun menanyakan ku sudah tidur apa belum?
Dengan tergesa-gesa Mahnun meminta ku berbagi dua untuk memberi kabar dengan
teman teman Psikolog atau teman marketing di PT. Mizan Medan, PKBI atau apa saja tempat kami, aku, Mahnun dan Astrid biasa bersama dalam pertemuan, diskusi apalah.
Aku bertanya dengan tidak sabar "Ada apa Nun?"
"Astrid baru saja meninggal dunia, "kata Mahnun
Gedegup jantungku menjadi kencang.
Innallillahi Wainnailaihi rajiun.
Aku kaget mendengarnya. Ya Allah terimalah Astrid disisiMU. Ampunkanlah dosanya.
Astrid begitu cepat kau pergi.... Sahabatku yang baik, yang suka memberikan nasehat pada teman-teman yang sedang ada problem. Aku kehilanganmu ketika mendengar kabar ini.
Sulit buatku menahan runtuhnya air mata ini. Sedih hatiku. Serasa tidak percaya tapi ....
semua sudah kehendakNya. Allah SWT lebih sayang kepadamu Astrid.
Teringat baru kemarin kita ngobrol, bercanda tawa, melihat senyummu.
Masih penuh semangat ke sana ke mari dengan membawa kehamilan yang membesar
dengan gigihnya memasarkan buku agama kepada handai tolannya sampai ke Binjai.
Bahkan Astrid mengirimkan sms kepada kami mengundang kami agar hadir pada hari Jumat
5 Juni 2009 pukul 14.00 Wib untuk pertemuan bulanan.
Tadi sore, Mahnun dan teman teman dari PT Mizan Medan, semua melihat Astrid (nama lengkapnya Asiatul Badriah).
Tapi aku tidak bisa datang, berencana besok Sabtu, 6 Juni 2009 saja melihatnya kembali ke rumah sakit, karena Kak Djasmaniar memintaku menemaninya besok Sabtu menjenguk Astrid. Jadi kuputuskan untuk menunda membezuk ke dua kalinya besok.
Menurut Mahnun, sms pukul 17.30 , kondisi Astrid masih belum sadar juga. Tapi tensinya dah turun 107, Pernafasannya dibantu dengan selang oksigen. Bantu doalah, kata Mahnun.
Mahnun juga sms aku pukul 00.50. Jangan lupa kabari Iin. Ya Iin sudah ku sms tadi, anggota Dhodhols. Mahnun berkata, "Aku ga bisa tidur, terbayang terus dengan selang-selang di wajahnya. Pelajaran buat kita seloro-seloro, merepet-merepet, umur ga tau".
Kutulis sms, dan kusebarkan berita duka ini kepada beberapa teman. Langsung tiga orang temanku menelpon kembali. Willy Andriani di Jakarta menghubungiku. Nunung juga dan mengaku tadi jam satu siang dia melihat di rumah sakit, katanya, keadaan Astrid mulai membaik. Dia sungguh tidak menduga Astrid begitu cepat pergi. Dan kak Djasmaniar menangis tersedu sedu dan mengatakan , karena banyak kerja di Binjai dia tidak bisa datang ke Medan.
Seperti menyesali dirinya tidak menjenguk Astrid tadi di rumah sakit.
Aku menenangkannya, "sudahlah kak, jangan disesali yang sudah terjadi"
Besok pagi kita ke sana di Jalan Yos Sudarso Medan.
Aku menghela nafas tidak tahu harus berkata apa apa.
Astrid teman kuliahku yang rajin, penuh semangat, suka menolong, suka tertawa. Malah kami membentuk grup namanya "Dhodhol" sejak kuliah dengan niat kelak kalau jadi psikolog akan buka praktek bersama sama. Sekarang anggota Dhodhols telah punya kegiatan masing masing dan sibuk dengan pekerjaannya. Astrid sangat konsisten, walaupun sejak menikah tinggal di Jakarta bersama suaminya, dia tetap memberikan konseling kepada klien. Dimanapun dia berada, dia tetap memberikan konseling. Ah... Astrid... selamat jalan sahabatku.
Diposting oleh Nova 0 komentar
KISAH SEORANG ISTRI
tanggal
malam kira jam 21.00 setelah makan malam, suamiku merasa tidak enak badan, masuk angin di sekitar perut dan punggung. seperti terasa ditusuk2, rahang terasa agak kaku, mulut agak asam, minta dibikinkan air jahe hangat, minum lalu tidur.
tanggal 30 april:
bangun tidur, pagi sholat subuh dan bilang badannya udah enakan mau ke kantor, malam hari di jam yang sama seperti sebelumnya merasakan hal yang sama kembali seperti malam sebelumnya, dibikinkan jahe hangat kembali dan dipaksa tidur, tengah malam sekitar pukul 01.00 dinihari keluar keringat banyak dibadan yang ada dibenak saya dan suami mungkin angin sudah keluar, makanya badan enakan.
Tanggal 1 Mei 2006
(PERISTIWA PENTING DALAM KEHIDUPAN KELUARGA KAMI)
Pagi, rutinitas seperti biasa, ke kantor masih telp siang hari. seperti biasa Karena tidak mendapat parkir di BEJ maka mobil di parkir di CAFE BENGKEL, SEMANGGI dengan Jarak 1 km dari BEJ. sore jam 16.30 pulang kantor jalan kaki menuju parkir, sepanjang jalan suamiku merasa kaki tak dapat dilangkahkan, leher terasa semakin kaku, keringat dingin bercucuran, dingin dan lemas sekali seperti tak bisa bernafas, beliau berusaha mencapai tempat parkir dan berhasil masuk kedalam mobil, (tidak sempat menghidupkan mobil, kaca tertutup semu, lampu hijet dinyalakan, pintu tidak dirapatkan) dan sempat menghubungi saya untuk mengatakan "bunda, cepat kemari.. ayah tidak kuat lagi"!
(Suami ku tipe orang yg tidak pernah mengeluh, tidak ingin merepotkan orang, sangat mandiri, karena perantau dan biasa hidup susah) Saya merasa pasti sesuatu terjadi, karena kenal betul kenal sifat beliau. Saya membutuhkan waktu kira2 setengah jam sampai di tempat kejadian, yang saya temukan beliau sudah hampir hilang kesadaran, baju basah kuyup seperti berendam dikolam air, muka pucat bagai mayat, saya berteriak2 minta pertolongan, yang kebetulan saat itu banyak2 supir2 sedang bersiap
jemput majikannya, orang-orang berlari memberikan bantuan, baju kering, minum, bahkan security membuatkan teh panas manis, dan memaksa suami saya untuk minum.
Pikiran saya bekerja, saya butuh pertolongan orang yang ahli, saya telepon sabahat kami seorang dokter di JBE, saya ceritakan kronologis kejadian, beliau memandu saya untuk menusuk ujung jari suami dengan benda tajam, apapun (waktu itu kuku jari tangan saya) supaya suami saya terkejut dan membuat kesadaran tidak hilang, ajak bicara terus, dan segera bawa ke rumah sakit terdekat, pilihan cuma ada dua Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) atau Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RSJHK). Minta lakukan EKG, tensi darah, itu yang harus saya lakukan segera. pilihan saya ke RSJHK karena arah ke Selatan macet.
Sepanjang perjalanan, saya mengajak bicara terus, mengendorkan ikat pinggang, kami sampai di rumah sakit, kebetulan brankar sedang kosong, jadi saya dibantu securiti rumah sakit tersebut mendorong ke UGD dengan kursi roda, sampai di UGD suasana hiruk pikuk dan kebetulan hari itu UGD sangat penuh, suami saya ditolak, karena dilihat masih dapat duduk di kursi roda, dianjurkan untuk ke poli umum saja. Saya mengikuti saran ahli medis, saya antar suami ke poli umumnya dan sudah tutup, rasanya sakit seperti tidak diperdulikan.
Tapi, Allah itu maha penyayang, CAMPUR TANGAN ALLAH mulai tampak nyata di hadapan saya, Seorang dokter sudah Senior tiba-tiba ada di hadapan saya (sepertinya selesai praktek) beliau tanya ada apa ? saya ceritakan apa yang terjadi, beliau mengajak saya kesebuah ruangan praktek dan mulai melakukan pemeriksaan lengkap.
Muka beliau sangat terkejut begitu membaca hasil EKG. dunia bagai kiamat waktu beliau mengatakan "Suami Ibu terkena Serangan Jantung Koroner"! harus segera penanganan intensif.. Saya mengatakan UGD penuh. beliau katakana TIDAK
Yang tadinya kami ditolak, kemudian diterima di UGD walau harus dirawat di kamar yang betul-betul penuh hari itu, di situ melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena terlambat sampai di RS, Saat di UGD tidak pernah satu tenaga medis yang menanyakan jaminan apapun kepada saya (Ternyata ITULAH MOTO RS tersebut, Tindakan Dahulu, Uang baru Nomor berikutnya). Dokter Aulia turun tangan langsung,didampingi dokter Robert dokter jaga UGD saat itu, suamiku di tangani seksama, 1 jam berikutnya aku dipanggil keruangan dokter, di sana sudah ada dokter Aulia & Robert, beliau menjelaskan kondisi suamiku yang sebenarnya, dan mereka bertanya apa yang terjadi satu minggu ke belakang sebelum suamiku kena serangan jantung hari ini, aku cerita rangkaian kejadian, beberapa malam yang kami kira masuk angina.
beliau katakan, PADA MALAM2 ITU SEBENARNYA JANTUNG SUDAH TERKENA SERANGAN WALAUPUN RITME KECIL.. TAPI SUDAH ADA BEBERAPA KOMPONEN JANTUNG YANG MELEMAH, hingga saat serangan dahsyat datang, langsung menganggu dan RUSAK.
Rupanya itu belum selesai. Dokter minta saya berdoa banyak, 3 jam berikutnya adalah MASA PENENTUAN, karena akan datang serangan KEDUA yang maha DAHSYAT sementara akibat dari serangan pertama, ada pembuluh yang rusak..biasanya orang jarang selamat.. karena factor TIDAK MENGERTI,DAN TIDAK DITANGANI DENGAN TEPAT.
Mereka mengatakan FUNGSI JANTUNG suamiku untuk sementara diganti dengan MESIN PACU JANTUNG. Mudahan2 ini dapat membantu bertahan. ( waktu serangan pertama, dada belum terasa sakit). kira2 jam 21.00 suamiku mengalami Serangan Jantung Kedua yang membuat denyut jantung berkisar 40 ( padahal normal 70 ) jam 11.00 suamiku langsung di masukan ke ICU karena kondisi kritis, dada sakit hebat. sesak tidak dapat bernafas, ( pada saat itu aku hanya bisa menangis, bingung, sendiri)
Allah banyak membantu kami, aku banyak bertemu orang yang senasib sepertiku, yang mereka sudah ada di RS tersebut berbulan2 lamanya. Aku bertemu dokter2 hebat yang baik hati dan banyak memberi pertolongan penjelasan yang mudah aku mengerti..dorongan dan suport dari semua teman keluarga dan sahabat dari luar daerah dan luar negeri yang membuat aku berkata "AKU HARUS KUAT, SUAMI MEMBUTUHKAN AKU & ANAK2 BUTUH AKU ")
Pasangan hidupku terbaring lam 20 hari di ICU dengan keadaan semakin drop… sementara dokter2 benar-benar mempersiapkan tindakan yg paling tepat. hari ke 20 dipersiapkan Katerisasi dipimpin Dr. Kaligis ( tindakan medis mengalirkan cairan putih (kontras) ke dalam semua pembuluh jantung untuk mencari dimanakah sumber penyumbatan akibat KOLESTEROL dan pembalonan di lokasi penyumbatan diiringi pemasangan STAND / RING sesuai panjang sumbatan.(Tindakan seperti ini
sangat MAHAL) hingga bila terjadi penyumbatan lebih dari tiga buah
dokter2 menganjurkan untuk BY PAS yg kesempatannya fivety-fivety (harga RECOVERY sebuah jantung sakit itu sama dengan harga sebuah rumah atau mobil mewah)
SAYANGILAH JANTUNG ANDA...
Tapi itu belum seberapa, Pasangan hidup kita, akan memulai masa penyembuhan dengan banyak memerlukan perhatian makanan, kasih sayang yang lebih banyak dari semula, kesabaran yang tak TERHINGGA, karena mereka mulai sehat dengan proses kepercayaan diri yang hilang, dan sifat yang berubah 180 derajat, sangat sesintif dan mudah tersinggung. itu semua PROSES, yang kita sebagai pasangan hidup tidak pernah tau kapan berakhirnya. ..anggap itu semua IBADAH
SARANKU,
HINDARI MAKANAN
Diatas umur 30 kita sudah terkena resiko pengentalan darah. Perempuan jika masih haid terlindungi dari penyakit jantung karena memiliki HORMON .
Jika di masa subur wanita terkena sakit jantung.. itu adalah cacat bawaan seperti kebocoran KATUP & KLEP. berolah raga yang ringan saja, DIANJURKAN berjalan kaki pagi hari + 3 km atau berenang. Hindari olahraga yang menguras tenaga jika dari dulu kita bukan pencinta olah raga tersebut. Olah raga yang menguras tenaga memacu ADRENALIN,
Makan banyak SAYUR dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di tubuh kita. Hindari Rokok walaupun Pasif.... Mulailah Hidup Sehat
sebelum terlambat, karena keluarga masih membutuhkan kita.
Insya'allah berguna dan bermanfaat
Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat, Artikel ini berguna untuk semua.
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!. Secara logik..., mungkin ada kebenarannya. .
Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah akan mendapat faedah dari kebiasaan ini. Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda Baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!
Walau bagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita. Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat
selepas makan.
Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!
Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda. Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada
serangan pertama serangan jantung.
Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60%
pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur. Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.
Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup... PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat email ini menghantar kepada 10 orang yang lain, beliau yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa.
Baca ini.... ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.
**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman yang anda sayangi..... !!!!
Sumber : email berantai dari seorang teman
Diposting oleh Nova 0 komentar
Kecerdasan emosional
Tahukah anda, apa yang paling dibanggakan orang tua dari anak-anaknya? Boleh jadi adalah kecerdasan scholastic, seperti matematika, bahasa,menggambar visual), musik (musical), dan olahraga (kinestetik).
Tetapi, pernahkah kita membanggakan jika anak kita memiliki kecerdasan
moral, kecerdasan intrapersonal, atau kecerdasan interpersonal?
Rasanya jarang, sebab ketiga kecerdasan yang terakhir hampir pasti
uncountable, tidak bisa dihitung, dan sayang sekali tidak ada
nilainya di sekolah, karena di sekolah hanya memberikan penilaian
kuantitatif.
Ada sebuah cerita tentang seorang anak, sebut saja namanya Fani (6,5
tahun), kelas I SD. Ia memiliki banyak sekali teman.
Dan ia pun tidak bermasalah harus berganti teman duduk di sekolahnya. Ia
juga bergaul dengan siapa saja di lingkungan rumahnya. Ada satu hal yang
menarik saat ia bercerita tentang teman-temannya.
"Bu, Ifa pinter sekali lho, Bu...! Pinter Matematika, Bahasa Indonesia,
Menggambar....pokoknya pinter sekali....!" katanya santai. Vivi juga
pintar sekali menggambar, gambarnya bagus ...sekali! Kalau si Yahya
hafalannya banyaaak... sekali!
Ya memang fani senang sekali membanggakan teman-temannya. Ketika
mendengar celoteh anaknya ibunya tersenyum dan bertanya, " Kalau mbak
Fani pinter apa?" Ia menjawab dengan cengiran khasnya,"
Hehehe...kalau aku, sih, biasa-biasa saja".
Jawaban itu mungkin akan sangat biasa bagi anda, tetapi ibunya tertegun,
karena pada dasarnya fani memang demikian. Ia biasa-biasa saja untuk
ukuran prestasi scholastic.
Tapi coba kita dengarkan apa cerita gurunya, bahwa Fani sering diminta
bantuannya untuk membimbing temannya yang sangat lamban mengerjakan
tugas sekolah, mendamaikan temannya yang bertengkar.
Bahkan ketika dua orang adiknya, Farah (4,5 tahun) dan Fadila (2,5
tahun) bertengkar. Fani langsung turun tangan. "Sudah..! sudah, Dek!
sama saudara tidak boleh bertengkar, Hayo tadi siapa yang mulai?"
Adiknya saling tunjuk."Hayo, jujur ...Jujur itu disayang Allah..!
Sekarang salaman ya... saling memaafkan".
Pun ketika suatu hari ia melihat baju-baju bagus di toko, dengarlah
komentarnya!
"Wah bajunya bagus-bagus ya Bu? Aku sebenarnya pengin, tapi bajuku
di rumah masih bagus-bagus, nanti saja kalau sudah jelek dan Ibu sudah
punya rezeki, aku minta dibelikan ..."
Ibunya pun tak kuasa menahan air matanya, subhanallah anak sekecil itu
sudah bisa menunda keinginan, sebagai salah satu ciri kecerdasan
emosional.
Saya sebenarnya ingin berbagi cerita tentang ini kepada anda, karena
betapa banyak dari kita yang mengabaikan kecerdasan-kecerdasan emosional
seperti itu.
Padahal kita tahu dalam setiap tes penerimaan pegawai, yang lebih banyak
diterima adalah orang yang mempunyai kecerdasan emosional walaupun dari sisi kecerdasan scholastic adalah BIASA-BIASA SAJA.
Kadang kita merasa rendah diri manakala anak kita tidak mencapai ranking
sepuluh besar di sekolah. Tetapi herannya, kita tidak rendah diri
manakala anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang egois, mau menang
sendiri, sombong, suka menipu atau tidak biasa bergaul.
Maka ketika Fani mengatakan "AKU BIASA-BIASA SAJA", maka saat itu ibunya
menjawab "Alhamdulillah, mbak Fani suka menolong teman-teman, tidak
sombong, mau bergaul dengan siapa saja. Itu adalah kelebihan mbak Fani,
diteruskan dan disyukuri ya..?" Ya... ibunya ingin mensupport dan
memberikan reward yang positif bagi Fani. Karena kita tahu anak-anak
kita adalah amanah dan suatu saat amanah itu akan diambil dan ditanyakan
bagaimana kita menjaga amanah.
Sebagaimana doa kita setiap hari agar anak-anak menjadi penyejuk mata
dan hati.
Sudahkah kita mencoba untuk menggali potensi-potensi kecerdasan
emosional anak-anak kita? Kalau belum mulailah dari diri kita, saat ini juga.
Diposting oleh Nova 0 komentar
Kaya Dan Miskin
Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,
dan yang miskin bablas miskin.
Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).
Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang
menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang
disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian
sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka
bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,
sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang
menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang
lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,
komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang
lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk
kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,
mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan
seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.
Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,
beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di
restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang
menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,
Anda yang tahu termasuk golongan manakah Anda?
Diposting oleh Nova 0 komentar
Kata Bijak
Kita percaya, kata kata yang santun, sopan,
penuh dengan motivasi, bernilai dukungan,
memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia.
Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.
Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan pada orang lain.
Menyampaikan keburukan,
sebanding dengan setengah kemuraman.
Namun menyampaikan kebahagiaan
akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.
Setiap orang bodoh bisa mengkritik,
Menyalahkan dan mengeluh
Dan kebanyakan dari mereka
Melakukan hal itu
Jangan pernah mengatakan kepada orang lain
Bagaimana mengerjakan sesuatu
Tapi sebut saja apa yang mesti dia lakukan
Niscaya mereka akan mengejutkan Anda
Dengan kemampuannya
Diposting oleh Nova 0 komentar
Ya.....Allah
Ya ....Allah, ya Rabb-ku....
Jangan Kau paling hati kami
menjadi hati yang keras
Sehingga meneteskan air matapun susah.....
Merasa bersih...merasa suci....
merasa takbersalah...
Merasa tak butuh orang lain...
Merasa modernis... dan visionis...
Padahal dibalik cermin masa depan
yang kami banggakan....
terlukis bayang hampa tanpa makna..
dan kebahagiaan semu penuh ragu...
Astaghfirullaah.... ya Allah ....
ampunilah segenap
Khilaf kami
Amin
Diposting oleh Nova 0 komentar
Jangan Didik Anakmu…!
Jangan didik anakmu laki-laki,
bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya.
Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya!
Jangan didik anakmu laki-laki,
untuk mengejar kehormatan dan kekuasaan.
Ajari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaan!
Jangan larang anakmu laki-laki,
jika ia menangis, dan jangan katakan padanya
bahwa laki-laki tak boleh cengeng.
Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya!
Bahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indah,
sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya,
dan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya.
Jangan didik anakmu perempuan,
bagaimana menjadi cantik. Ajari dia untuk mencintai dan
menerima dirinya apa adanya!
Jangan didik anakmu perempuan,
bagaimana untuk menyenangkan lelaki.
Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan!
Jangan larang anakmu perempuan,
jika ia menikmati melompat, berlari, dan memanjat,
jika ia suka menjelajah dan mengutak-atik benda-benda.
Jangan kaupaksa dia untuk duduk manis diam dan tenang,
karena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiri
dan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkan
telah kaubonsai dan kau rusak sejak dini.
Isilah rumahmu dengan cinta, hikmat, dan kebijaksanaan.
Bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaan.
Bagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuan
keindahan menikmati mentari pagi, kehangatan rasa ketika
menggenggam pasir, kemesraan seekor kupu-kupu
hinggap di atas bunga,
dan merdunya suara tetes-tetes hujan.
Jika kau ingin anakmu rajin beribadah,
gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu.
Ia takkan bisa kaupaksa berdoa dan sembahyang,
ketika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimu.
Jika kau ingin anakmu mencintai pengetahuan,
pancarkan rasa ingin terus belajar.
Nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca,
ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati buku.
Jika kau ingin anakmu penuh kasih,
tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama.
Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi,
jika ia tak pernah merasakan cinta darimu.
Untuk anakmu, engkau adalah teladan yang utama.
Tak perlu banyak kata, tidak perlu jutaan nasihat,
jika ingin anakmu hidup seperti yang kauinginkan.
Hiduplah demikian!
Diposting oleh Nova 0 komentar